Posted by: Eka Syarif Hidayat | August 19, 2010

Renungan Ramadhan 1431 H

Selamat menikmati…

Pucuk dicinta ulam tiba,
Pucuk dicerai ulam putus.
Ramadhan siap menyapa,
Maafkan beta wahai bloggermania dengan tulus.

Di sini bukit di sana pula bukit,
Ditengahnya terhampar hutan cemara.
Ada salah banyak atau sedikit,
Kiranya pintu maaf segera dibuka.

Dalam samudera bisa diduga,
Dalam hati siapa tahu.
Ditunggu segera undangan buka puasa,
Pasti bermakna ibadah Ramadhanmu.¹

Selepas Tarawih selancar dunia maya,
Tak sengaja lihat gambar syur.
Tak apalah sedikit dosa,
Anggap saja pengantar makan sahur.

:) :) :)

Jauh di mata dekat di hati,
Jatuh cinta jangan dihindari.
Entah bulan biasa maupun bulan suci,
Jangan lakukan tindak korupsi.

Kecil-kecil cabe rawit,
Kelak besar jadi perkasa.
Walau perut menahan sakit,
Ajari anakmu berpuasa.

Rasa gurih,
Ikan tongkol.
Lama  tarawih,
Jangan dongkol.

Buah kecapi,
Dari Meulaboh.
Bulan suci,
Banyaklah shodaqoh.

Sayur mayur,
Di pasar Kramatjati.
Makan sahur,
Musti dinikmati.

Kebun sirih,
Kampung Melayu.
Terima kasih,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.